Semangat I’tikaf Warga Patam Asri di Masjid Abdul Dhohir
SEKUPANG, BATAM
Sepuluh malam terakhir Ramadan selalu menjadi momen yang paling dinantikan bagi umat Muslim di seluruh dunia, tak terkecuali bagi warga Komplek Patam Asri, Sekupang. Sejak memasuki malam-malam ganjil, suasana di Masjid Abdul Dhohir nampak lebih hidup dan penuh kekhusyukan.
Segenap pengurus Pimpinan Cabang (PC) LDII beserta warga setempat telah memulai rangkaian kegiatan I’tikaf dan Perburuan Lailatul Qodar. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud kesungguhan dalam mengejar keutamaan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Sinergi Pengurus dan Warga
Salah satu pemandangan yang menyejukkan hati adalah kompaknya jajaran pengurus PC LDII yang berbaur langsung dengan warga komplek. Kehadiran mereka di tengah jamaah memberikan dorongan moral bagi warga, terutama generasi muda, untuk tetap istiqomah terjaga di saat sebagian besar orang terlelap.
"Ibadah di sepuluh malam terakhir ini adalah maraton spiritual. Kehadiran bersama di Masjid Abdul Dhohir memperkuat energi kita untuk terus berdzikir, mengaji, dan bermunajat," ujar salah satu pengurus di sela-sela kegiatan.
Rangkaian Ibadah di Masjid Abdul Dhohir
Kegiatan yang dimulai sejak selepas Isya hingga waktu Sahur ini diisi dengan berbagai amalan utama, di antaranya:
- Tadarus Al-Qur'an: Melantunkan ayat suci secara bergantian untuk mengkhatamkan Al-Qur'an di akhir bulan.
- Salat Malam (Lail): Pelaksanaan salat sunnah secara berjamaah maupun mandiri dengan penuh ketenangan.
- Kajian Agama: Pendalaman makna ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits untuk membekali diri menghadapi tantangan zaman.
- Sahur Bersama: Momen kebersamaan yang mempererat tali silaturahim antar warga melalui hidangan sahur yang sederhana namun penuh berkah.
Mempererat Kerukunan Melalui Ibadah
Lebih dari sekadar mengejar pahala pribadi, momen i’tikaf di Masjid Abdul Dhohir ini menjadi sarana "Guyub Rukun" bagi warga Patam Asri. Di sela-sela waktu istirahat, diskusi ringan antar warga sering terjadi, membangun hubungan tetangga yang lebih harmonis dan saling peduli.
Semangat yang ditunjukkan oleh warga Sekupang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar. Bahwa di tengah kesibukan kota Batam yang dinamis, kedamaian spiritual tetap bisa ditemukan di dalam masjid melalui doa-doa yang dipanjatkan bersama.